harry potter dan narnia
selamat malaaaam...
saya baru nonton Chronicles of Narnia: Prince Caspian.
saya suka...suka sekali.
call me childish if you like, but i love fabtasy-kind of movies. cerita-cerita khayalan dan magis seperti itu cocok sama saya yang emang suka ngayal. ini adalah satu hal yang saya sadari benar sesuai dengan karakter zodiak leo yang sering banget disebut...suka mengkhayal. buat saya, life is hard enough, why not let your imagination go as far as you like. kalau aja sekolah seperti hogwarts beneran ada, i would definitely sign in! aku mau jadi penyihir, penyihir yang menyenangkan, yang konyol dan ceria
uh aku ingin, pasti menyenangkan hehehe...
membaca bukunya seperti harry potter, chronicles of narnia bagi saya merupakan pelarian dari dunia nyata yang seringkali ga ada kompromi. kenapa saya suka, balik lagi karena saya suka berkhayal. ntah karena saya leo, atau pada dasarnya aja saya suka berkhayal. ketika baca bukunya, saya bisa menggambarkan tempat-tempat, dan makhluk-makhluk yang ada dalam cerita sesuka hati saya. bebas. ga ada pakem. saya lebih jauh lebih suka baca daripada nonton filmnya. misalnya untuk harry potter, filmnya makin lama makin ga sesuai sama bayangan saya. karena bagi saya cerita harry potter makin lama makin rumet, dan kalau dijabarkan dalam film yang durasi maksimalnya hanya 2,5jam, rasanya ga akan cukup. dan saya sebel sama orang yang ga tau ceritanya gimana tapi ngotot dan bilang film itu jelek. bukan jelek, tapi sense of imaginationnya yang kurang. contohnya, waktu nonton harry potter 5, cerita itu adalah salah satu cerita harry potter yang saya suka, cerita aslinya memang panjang dan ruwet *dalam arti menarik*. waktu saya nonton, saya penasaran seperti apa filmnya ya? pas nonton ada seorang bapak-bapak yang berisik banget duduk dekat saya, nanya ini itu ini itu bahkan dr awal filmnya mulai. trus komentarnya ada aja dari mulai "loh itu kenapa gitu?" sampai "ya ga mungkin dong bisa gitu" bahkan "ah payah nih kok bgini". saya nyaris berteriak "get a grib sir. its a fantasy movie. it was suppose to fantasize you, it dosent matter if it doesnt make any sense". ada apa sih dengan orang-orang seperti si bapak itu? ga punya daya khayal bahkan sedikit aja apa ya? saya ga percaya ada orang yang ga punya daya khayal, gila hidupnya ga berat apa ya?
makanya saya selalu mengusahakan baca ceritanya dulu sebelum nonton filmnya. dulu saya bela-belain ga nonton narnia di bioskop karena saya belum baca bukunya. film terkadang mengurangi khayalan saya. untuk harry potter dan narnia, saya sudah tamat bacanya, bahkan saya sudah agak lupa lagi sama ceritany karena kelamaan. tapi i love them both, the written stories of course. waktu ada golden compas di bioskop, sayangnya saya ga tau kalau itu juga diadopsi dari buku. tau gitu saya baca dulu bukunya, mengkhayalnya pasti lebih asik. kalau sudah nonton dulu baru baca, kurang seru dan menarik, dan khayalan jadi terbatas karena udah kebayang. seperti kasus lord of the ring, saya jadi kurang bersemangat baca bukunya karena sudah nonton filmnya.
tapi itu cuma saya.
yang jelas cita-cita saya, saya harus punya semua buku harry potter dan narnia edisi indonesia dan inggris dan juga dvd asli nya. semuanyaaaa!! ada yang mau bantu? menyumbang mungkin?
saya baru nonton Chronicles of Narnia: Prince Caspian.
saya suka...suka sekali.
call me childish if you like, but i love fabtasy-kind of movies. cerita-cerita khayalan dan magis seperti itu cocok sama saya yang emang suka ngayal. ini adalah satu hal yang saya sadari benar sesuai dengan karakter zodiak leo yang sering banget disebut...suka mengkhayal. buat saya, life is hard enough, why not let your imagination go as far as you like. kalau aja sekolah seperti hogwarts beneran ada, i would definitely sign in! aku mau jadi penyihir, penyihir yang menyenangkan, yang konyol dan ceria
uh aku ingin, pasti menyenangkan hehehe...membaca bukunya seperti harry potter, chronicles of narnia bagi saya merupakan pelarian dari dunia nyata yang seringkali ga ada kompromi. kenapa saya suka, balik lagi karena saya suka berkhayal. ntah karena saya leo, atau pada dasarnya aja saya suka berkhayal. ketika baca bukunya, saya bisa menggambarkan tempat-tempat, dan makhluk-makhluk yang ada dalam cerita sesuka hati saya. bebas. ga ada pakem. saya lebih jauh lebih suka baca daripada nonton filmnya. misalnya untuk harry potter, filmnya makin lama makin ga sesuai sama bayangan saya. karena bagi saya cerita harry potter makin lama makin rumet, dan kalau dijabarkan dalam film yang durasi maksimalnya hanya 2,5jam, rasanya ga akan cukup. dan saya sebel sama orang yang ga tau ceritanya gimana tapi ngotot dan bilang film itu jelek. bukan jelek, tapi sense of imaginationnya yang kurang. contohnya, waktu nonton harry potter 5, cerita itu adalah salah satu cerita harry potter yang saya suka, cerita aslinya memang panjang dan ruwet *dalam arti menarik*. waktu saya nonton, saya penasaran seperti apa filmnya ya? pas nonton ada seorang bapak-bapak yang berisik banget duduk dekat saya, nanya ini itu ini itu bahkan dr awal filmnya mulai. trus komentarnya ada aja dari mulai "loh itu kenapa gitu?" sampai "ya ga mungkin dong bisa gitu" bahkan "ah payah nih kok bgini". saya nyaris berteriak "get a grib sir. its a fantasy movie. it was suppose to fantasize you, it dosent matter if it doesnt make any sense". ada apa sih dengan orang-orang seperti si bapak itu? ga punya daya khayal bahkan sedikit aja apa ya? saya ga percaya ada orang yang ga punya daya khayal, gila hidupnya ga berat apa ya?
makanya saya selalu mengusahakan baca ceritanya dulu sebelum nonton filmnya. dulu saya bela-belain ga nonton narnia di bioskop karena saya belum baca bukunya. film terkadang mengurangi khayalan saya. untuk harry potter dan narnia, saya sudah tamat bacanya, bahkan saya sudah agak lupa lagi sama ceritany karena kelamaan. tapi i love them both, the written stories of course. waktu ada golden compas di bioskop, sayangnya saya ga tau kalau itu juga diadopsi dari buku. tau gitu saya baca dulu bukunya, mengkhayalnya pasti lebih asik. kalau sudah nonton dulu baru baca, kurang seru dan menarik, dan khayalan jadi terbatas karena udah kebayang. seperti kasus lord of the ring, saya jadi kurang bersemangat baca bukunya karena sudah nonton filmnya.
tapi itu cuma saya.
yang jelas cita-cita saya, saya harus punya semua buku harry potter dan narnia edisi indonesia dan inggris dan juga dvd asli nya. semuanyaaaa!! ada yang mau bantu? menyumbang mungkin?


